Thursday, 2 March 2017

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Komponen-Komponennya




A.       Pengertian Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani atau Physical Fitness dapat diartikan sebagai kondisi jasmani yang menggambarkan kebugaran jasmani atau dapat pula diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

            Komponen kebugaran jasmani, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Kelentukan adalah kemampuan sandi untuk melakukan gerakan secara maksimal.
2.      Keseimbangan merupakan kemampuan sikap dan posisi pada saat tertentu.
3.   Kecepatan adalah kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang singkat.
4.      Kelincahan merupakan kemampuan merubah arah dengan cepat.
5.      Kekuatan kemampuan otot dalam melawan tahanan atau beban.

B.     Dasar Gerak Dalam Latihan Kebugaran
Ada 3 dasar gerak dalam latihan kebugaran yang dapat dilakukan adalah:
1.    Bergerak (Move), yaitu rangkaian gerak dinamis yang dilakuikan secara berulang-ulang dalam   jangka waktu tertentu, seperti: Joging, Senam Aerobic, bersepeda, berenang dan lain-lain.
2.    Mengangkat (Lift), rangkaian gerak melawan beban, seperti: mengangkat, mendorong, menarik beban baik berat tubuh sendiri maupun beban dari suatu benda, seperti: barbell, dambel, bola medicine dan lain-lain, yang model latihannya seperti: weight Training, kalestenik (push up, back up, sit up dan lain-lain.
3.    Meregang (stretch), rangkaina gerak mengukur otot dan meregang persendian, jenis latihan ini sangat berguna untuk meningkatkan kelentukan persendian dan kelentukan otot.

            1.    Pembelajaran Latihan Kelentukan
a.      Kelentukan Otot Kaki
*   Latihan kelentukan otot tungkai dengan kaki dirapatkan
a.   Persiapan    : duduk berhadapan dengan telapak kaki saling bertemu.
b. Pelaksanaan: meluruskan kedua kaki sambil duduk dan saling menarik handuk dengan teman, dilakukan berulang-ulang (8x hitungan)
*   Latihan kelentukan otot tungkai dengan kaki dikangkangkan
a.    Persiapan: duduk berhadapan kedua kaki dibuka lebar kesamping dengan telapak kaki saling memegang.
b.   Pelaksanaan: dilakukan dengan gerak sambil menarik, secara bergantian berulang-ulang (8x hitungan).

b.      Kelentukan Otot Punggung
*    Latihan kelentukan otot punggung dengan kayang bertumpu pada tengkuk/pundak
a.    Persiapan: tideur terlentang kedua tangan di pinggang
b. Pelaksanaan: menopang pinggul ke atas dan kembali keposisi tidur terlentang menggunakan kedua tangan hingga pinggang melenting, lakukan berulang-ulang turun naik (8x hitungan)
*   Latihan kelentukan otot punggung dengan kayang bertumpu kedua tangan
a.    Persiapan: tidur terlentang kedua tangan disamping kepala
b.  Pelaksanaan: lentingkan pinggang ke atas dengan bertumpu pada kedua kaki dan tangan, lakukan berulang-ulang (8x hitungan).

c.       Kelentukan Otot Pinggang
*    Kegiatan meliukkan badan ke kiri dan kanan
a.    Persiapan: berdiri dengan kedua lengan diatas
b.   Pelaksaan: meliukkan badan ke kiri dan kanan dari posisi berdiri dan menahannya hingga 8x hitungan
*      Meliukkan badan dari posisi duduk
a.    Persiapan: duduk sila atau mengangkang, kedua tangan di belakang kepala
b.   Pelaksanaan: meliukkan ke samping kea rah kiri dan kanan hingga sikut menyentuh lutut, setiap gerakan menahannya hingga 8x hitungan.
*   Meliukkan badan dari posisi duduk
a.    Persiapan: duduk kaki kangkang kedua tangan di samping badan
b.  Pelaksanaan: liukkan badan ke kiri dan kanan bersama pinggul terangkat dari lantai, setiap gerakan ditahan 8x hitungan.

2.    Variasi Latihan Keseimbangan
a.         sikap melayang
1.        Berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu.
2.        Kedua lengan lurus di samping badan.
3.        Luruskan salah satu kaki ke belakang bersamaan berat badan dibawa ke depan dan kedua lengan direntangkan ke samping, punggung dan tangan sejajar, setiap gerakan dilakukan 8x hitungan (3-5 detik), dilakukan dengan kaki kanan dan kiri.
4.  Lakukan berulang-ulang (1-4 kali), dilakukan secara perorangan, berpasangan atau kelompok. Untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerjasama dan sportifitas.
b.        berjalan pada garis lurus dengan mata tertutup
1.        Buatlah garis sepanjang 7-10 meter.
2.        Berjalan dengan kedua mata tertutup di atas garis.
3.        Dilakukan secara perorangan, berpasangnan atau kelompok.
4.        Untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerjasama dan sportifitas.
c.         Berjalan pada garis lurus kedua kaki jinjit
1.        Buatlah garis sepanjang 7-10 meter.
2.        Berjalan dengan jinjit di atas garis.
3.        Dilakukan secara perorangan, berpasangan atau kelompok.
4.        Untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerjasama dan sportifitas.

3.    Melakukan Latihan Kelincahan
a.         Lompat melewati box berulang-ulang
1.        Tinggi box  sekitar 9-10 cm
2.        Langkah pertama ketika melompat mendarat di atas box, lalu mendarat di lantai.
3.        Langkah kedua melompat langsung melewati atas box, dan mendarat di atas lantai.
4.     Dilakukan secara perorangan, atau kelompok. Untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerjasama dan sportifitas.
b.        Lompat melewati bangku senam berulang-ulang
1.        tinggi bangku sekitar 9-10 cm.
2.        pertama ketika melompat dia atas bangku, lalu mendarat di lantai.
3.        Kedua melompati melawati atas bangku.
4.     Dilakukan secara perorangan, atau kelompok untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama dan sportifitas.
c.         Lari melewati patok secara zig-zag
1.      Langkah pertama ketika lari dengan pelan (jogging)
2.      Langkah kedua ketika lari agak cepat
3.   Dilakukan secara perorangan, atau kelompok, untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kerjasama dan sportifitas.
d.      Lomba lari cepat memindahkan benda
1.        Masing-masing kamu berbaris pada garis start untuk berlari dan mengambil sepatu masing-masing, menunggu aba-aba.
2.        Anggota regu hanya diperkenankan mengambil sepatunya sendiri.
3.     Kamu dapat dinyatakan sebagai pemenang, bila dapat mengambil dan memakai sepatu dengan cepat serta kembali ke garis start.
4.        Untuk menanamkan nilai kerjasama, sportifitas dan tanggung jawab.

            5.      Latihan Kekuatan dan Daya Tahan
a.         Naik turun bangku (Box)
1.      Diawali berdiri menghadap box kedua lengan di samping badan, ketinggian box ± 8-10 cm.
2.      Lakukan naik dan turun bangku yang dilakukan berulang-ulang.
b.        Naik turun bangku (box) sambil memegang bola
1.      Diawali berdiri menghadap box kedua tangan memegang bola di atas kepala, ketinggian box ± 8-10 cm.
2.      Naikkan kaki satu persatu ke atas box dengan mempertahankan kedua lengan memegang bola lurus di atas kepala.
3.      Saat naik turun box badan tegap.
c.         Melompat naik turun bangku dengan dua kaki
1.      Diawali berdiri menghadap kedua lengan di belakang kepala, ketinggian box ± 8-10 cm.
2.   Lakukan gerakan melompat ke atas box dengan kedua kaki secara bersamaan, dan mendarat di atas box dengan kedua kaki serta lutut direndahkan.
3.     Lakukan kembali turun dari box dengan melompat dan mendarat dengan kedua kaki serta lutut direndahkan.

d.        Kekuatan otot lengan, dada dan bahu
1.      Push-up tumpuan lutut
a.       Persiapan: tumpuan kedua lutut dan tangan.
b.      Pelaksanaan: meluruskan dan membengkokkan siku.
2.      Push-up
a.       Persiapan: lengan dan kaki dibuka lebar, tumpuan yang digunakan kedua ujung telapak kaki dan kedua tangan.
b.      Pelaksanaan: meluruskan dan membengkokkan siku.
e.         Latihan kekuatan otot perut
1.      Sit-up posisi kedua kaki menapak
a.    Persiapan: terlentang dengan kedua kaki ditekuk.
b.  Pelaksanaan: mengangkat punggung dan bahu dari lantai, dengan sikap kedua lutut ditekuk.
2.      Sit-up posisi kedua kaki diangkat
a.       Persiapan: terlentang dengan kedua kaki diangkat.
b.      Pelaksanaan: mengangkat kedua lutut mendekati dada, sehingga pinggul terangkat dari lantai.
f.          Latihan kekuatan otot punggung
1.      Mengangkat togok ke atas dari posisi tidur telungkup
a.         Persiapan: telungkup kedua lengan lurus di samping badan.
b.        Pelaksanaan: mengangkat dada dari lantai.
2.      Mengangkat togok ke atas sambil mengambil benda secara berpasangan
a.       Persiapan: badan telungkup
b.    Pelaksanaan: kedua lengan menarik tambang atau meraih bola di depannya, hingga dada terangkat dari lantai.
3.      mengangkat togok ke atas sambil mengambil mengambil benda secara berpasangan
a.       persiapan: badan telungkup.
b.   Pelaksanaan: kedua lengan menangkap bola yang dilambungkan dari depan, hingga dada terangkat dari lantai saat menangkap bola, kaki lurus dengan kedua lengan lurus ke atas memegang bola.

No comments:

Post a Comment